Cara Membuat Seni Mozaik Teknik, Bahan Karya, Dan Contoh Karyanya

seputarkelas.com – Cara Membuat Seni Mozaik Teknik, Bahan Karya, Dan Contoh Karyanya

A. Pengertian Seni Kolase, Seni Montase, Hingga Seni Mozaik

1. Seni Kolase

Kolase adalah sebuah karya seni yang menggunakan teknik didalam pembuatannya, kolase sendiri terbuat dari berbagai macam material berbeda yang kemudian ditempel sehingga membentuk suatu gambar baru yang indah dan bernilai seni. Bahan yang biaasa dipakai didalam membuat karya seni kolase antara lain, kain, kertas, Koran, biji-bijian, bunga kering, batu, kerang dan lainnya. Seniman yang memperkenalkan teknik kolase adalah Pablo Picasso dan George Braque. Karya teknik kolase biasanya dibuat sebagai hiasan dinding dirumah.

2. Seni Montase

Montase adalah sebuah potongan-potongan gambar yang berasal dari berbagai sumber, yang selanjutnya ditempelkan pada suatu bidang sehingga membentuk makna baru pada gambar tersebut. jika pada kolase proses pembuatannya menggunakan bahan-bahan dasar yang belum diolah, sedangkan pada teknik montase menggunakan gambar-gambar yang sudah jadi. Sudah terlihat objeknya.

Langkah membuat suatu karya seni montase adalah menentukan gagasan ide terlebih dahulu, kemudian mencari gambar-gambar yang akan menunjang konsep tersebut, anda bisa mencari gambar-gambar tersebut pada buku-buku bekas yang sudah tidak terpakai, baik itu berupa majalah, Koran, tabloid dan semacamnya.

3. Seni Mozaik

Mozaik adalah jenis suatu karya seni rupa dua dimensi atau tiga dimensi yang menggunakan bermacam-macam jenis bahan.  Mozaik biasanya dibuat dibuat dari kepingan-kepingan yang kemudian dipotong-potong atau sudah dibentuk potongan. Potongan tersebut nantinya akan ditempel pada bidang datar hingga membentuk suatu motif atau objek gambar baru dari hasil penempelan potongan-potongan tadi. Cara penempelannya menggunakan lem / perekat.

Mozaik berbeda dengan seni lukis, meskipun pada tahap akhirnya karya mozaik membentuk suatu objek pemandangan ataupun objek lainya, perbedaanya terletak pada teknik dan bahannya, pada pembuatan garis kontur ataupun bidang didalam seni lukis semua dibuat dengan cara digoreskan dengan memakai cat dengan kuas, berbeda dengan mozaik, mozaik dapat dibuat menggunakan teknik temple membentuk suatu objek adalah dengan menempel-nempelkan potongan-potongan sehingga menjadi suatu kesatuan yang membentuk objek, perlu adanya ketelitian memadukan berbagai macam potongan menjadi satu, dikarenakan potongan-potongan tersebut mempunyai warna dan bentuk yang berbeda.

Untuk jenis benda atau Bahan-bahan yang digunakan didalam seni mozaik ialah cenderung bersifat lembaran ataupun yang bersifat kepingan. karena bahan-bahan itu nantinya akan ditempe dengan leml pada bidang datar. Proses penempelan potongan lembaran tersebut nantinya bisa menciptakan sebuah gambar yang indah. Dalam membuat karya seni mozaik gagasan atau ide adalah sesuatu yang pertama kali harus kalian fikirkan, karena ini nantinya akan berhubungan dengan proses pencarian jenis lembaran atau potongan yang akan kalian gunakan untuk ditempel, semisal kalian akan membuat gambar pemandangan, berarti potongan-potongan lembaran yang kalian miliki harus mempunyai beberapa dasar warna hijau, misal warna ini dugunakan untuk membuat objek daun, sawah.

Mozaik sendiri dahulu juga sudah banyak digunakan pada bangunan bangsa romawi.  Bahkan hingga sekarang mozaik masih bisa dijumpai pada gaya arsitektur bangunan, bangsa Romawi juga cukup terkenal sekali dengan karya-karya mozaiknya. Di Indonesia saja juga banyak kita jumpai berbagai macam karya mozaik dilihat dari segi arsitekturnya, contohnya dirumah kita terkadang ada pecahan-pecahan keramik yang berbeda warnanya kemudian dirangkai menjadi satu sehingga menghasilkan suatu karya yang indah.

B. Perbedaan Kolase, Montase dan Mozaik

Dari Pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa perbedaan diantara ketiga seni menempel diatas yang paling spesifik adalah terletak pada bahan baku atau material yang tempelkan. Kolase adalah karya seni yang bermaterial atau berbahan yang berbeda sedangkan montase sendiri adalah karya seni yang berbahan gambar yang sudah jadi yang memiliki tema yang serupa. Sementara mozaik adalah karya seni yang disusun dari kepingan dengan jenis atau bahan yang sama.

Untuk kali ini kita akan sedikit menspesifik kan pembahasan kali ini pada seni kerajinan Mozaik, mulai dari Fungsi, langkah dan contoh karya seni Mozaik

C. Fungsi Mozaik Bagi Kreatifitas Anak

Karya seni mozaik memiliki beberapa manfaat atau fungsi bagi para anak-anak, sangat cocok jika diterapkan didalam pembelajaran.

Dibawah ini adalah penjelasan tentang fungsi-fungsi dari seni mozaik ialah sebagai berikut:

·  Fungsi Praktis

Fungsi praktis disini artinya Seni mozaik memiliki sifat sebagai benda pakai contohnya kita membuat suatu kerajinan tempelan untuk dibuat kotak tisu atau vas bunga yang fifungsikan untuk dipakai, selain itu juga seni mozaik mempu mengangkat kreativitas anak pada usia dini.

·  Fungsi Edukatif

Fungsi edukatif ini artinya seni mozaik bisa digunakan dalam proses pembelajaran bagi anak, tujuannya adalah melatih kreativitas dan daya khayal anak, sehingga anak dapat menuangkan idenya melalui karya

Diantara jenis dari fungsi edukatif adalah seperti kemampuan  fisik, daya serap, daya pikir,, daya tangkap, rasa akan keindahan, dan juga kreativitasnya.

·  Fungsi Ekspresi

Fungsi ekspresi berkaitan dengan pengungkapan ide melalui sebuah karya, berbagai unsur didalam seni rupa terdapat pada seni mozaik seperti garis, warna, bentuk serta tekstur yang termasuk bahasa rupa, ini dimanfaatkan dengan cara mengungkapkan ide-ide ataupun suatu gagasan, imajinasi, dari anak dalam wujud karya

·  Fungsi Psikologis

Selain untuk dijadikan sebagai media edukatif dan ekspresi, seni mozaik bisa juga dimanfaatkan atau difungsikan sebagai  terapeutik untuk sarana sublimasi, relaksasi. Misal anak anak kecenderungan masalah dalam jiwanya, bisa diberi arahan untuk membuat karya seni mozaik yang akan membuat perasaan si anak lebih tenang dan bahagia.

·  Fungsi Sosial

Fungsi social disini adalah anak bisa lebih bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya, mecaritahu tentang benda-benda atau kepingan yang akan dipakai, bekerjasama memecahkan suatu masalah jika seni mozaik dikerjakan secara berkelompok Dan berbagai macam jenis fungsi social lainnya.

D. Langkah Membuat Seni Mozaik

Untuk kalian yang tidak tahu cara membuat mozaik, berikut saya paparkan langkah-langkah pembuatan mozaik, yaitu sebagai berikut:

1. Menyiapkan Alat Untuk Pembuatan Mozaik

Langkah pertama ialah menyiapkan alat dan bahannya, adapun alat dan bahannya adalah sebagai berikut

  • Kertas Gambar
  • Pensil
  • Lem
  • Gunting
  • Cutter

2. Menyiapkan Bahan-Bahan Untuk Pembuatan Mozaik

     a.Bahan Alam

  • Kayu
  • Dedaunan
  • Biji-Bijian
  • Batok Kelapa
  • Cangkang Telur
  • Bebatuan
  • Kerang

     b. Bahan Kimia

  • Kertas
  • Kepingan Keramik
  • Kancing Baju
  • Kepingan Kaca
  • Plastik

3. Gambar Sketsa

Gambarlah sebuah sketsa tema pada buku gambar, misalnya jika yang membuat adalah anak-anak bisa membuat sketsa bunga, pohon, binatang ataupun pemandangan

4. Pilah Pilih Potongan

Langkah selanjutnya adalah membagi berbagai macam jenis potongan kepingan yang sudah kalian punya sesuai dengan warnanya.

5. Penempelan

setelah itu barulah mulai menempel sesuai dengan pola sketsa yang telah dibuat di awal

6. Penjemuran

Setelah semua pola tertutupi, barulah kalian keringkan karya kalian, bisa menggunakan sinar matahari ataupun didiamkan saja sampai mongering dengan sendirinya.

E.  Contoh Hasil Karya Seni Mozaik Berdasarkan Bahan

1. Seni Mozaik Dari Biji-Bijian

2. Seni Mozaik Dari Daun Kering

3. Mozaik Dari Cangkang Telur

4. Mozaik Dari Kertas Origami

 

Demikianlah Pembahasan seputarkelas, tentang Seni Kolase, Seni Montase, Seni Mozaik dengan Bahan, Teknik dan Cara Membuatnya, semoga bermanfaat untuk kalian semua.

SILAHKAN KERJAKAN SOAL LATIHAN MELALUI LINK DIBAWAH INI

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSe_RS9aWvUcu2GN0zPzqRuuoZdz84yUS_xfEvTKPZ7WmJ-ISQ/viewform?usp=sf_link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.