Perbedaan Xilem Dan Floem Pada Tumbuhan

seputarkelas.com – materi ipa perbedaan xilem dan floem pada tumbuhan Tumbuhan memiliki berbagai jaringan dan sel yang menyusunnya. Misalnya sel penguat yang bertugas untuk membuat tumbuhan dapat berdiri tegak. Sel penguat ini sering juga disebut sebagai sel mekanik. Selain itu, tumbuhan juga memiliki jaringan pembuluh yang memiliki tugas untuk mengangkut air dan unsur hara agar menjaga tumbuhan dapat tetap hidup.

Pada pembahasan kali ini, kita akan membahas tentang jaringan pembuluh pada tumbuhan. Jaringan pembuluh pada tumbuhan terdiri dari xilem dan floem. Meski keduanya merupakan jaringan pembuluh, namun terdapat beberapa perbedaan diantara keduanya. Sebelum melihat perbedaan diantara keduanya, sebaiknya kita mengenal lebih dulu apa itu xilem dan floem.

Apa itu Xilem

Kata xilem berasal dari kata “xylon”. Kata xylon sendiri berasal bahasa Yunani yang berarti kayu. Jaringan ini menyandang sebutan kayu karena tempatnya yang berada di dalam silinder kayu. Xilem  berada di dalam tumbuhan. Letak tepatnya di bagian tengah dari vascular yang berada di batang, akar dan daun. Tugas dari xilem itu sendiri ialah mengangkur air, nutrisi dan unsur hara lainnya yang diserap dari akar ke seluruh bagian tumbuhan.

Unsur penyusun xylem diantaranya adalah :

  1. Unsur trakela. Unsur trakeal terdiri dari dua sel penyusun, yakni sel trakea dan trakeid. Unsur trakea sendiri merupakan bagian yang terdiri dari sel-sel yang memanjang, tidak mengandung protoplasma, dinding sel mengandung lignin dan mempunyai noktah-oktah. Adapun trakeid merupakan sel memanjang dengan ujung yang runcing namun tidak berlubang. Proses pengangkutan pada trakeid terjadi pada noktah yang berada di dinding selnya.
  2. Serat xilem . serat ini merupakan sel panjang dengan dinding sekunder yang mengandung lignin. Serat ini mengandung serat trakeid dan serat librifom. Serat trakeid merupakan serat yang memiliki noktah terlindung. Sedangkan librifom merupakan serat yang lebih lebar dan panjang, yang memiliki noktah yang lebih sederhana.
  3. Parenkim xilem. Komponen ini merupakan komponen yang dibangun oleh sel-sel hidup. Parenkim xilem memiliki fungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Komponen ini terdapat pada xilem primer maupun xilem sekunder.

Apa itu Floem

Floem merupakan jaringan yang memiliki fungsi untuk mendistribusikan zat hasil fotosintesis yang merupakan makanan bagi tumbuhan. Hasil fotosintesis ini diangkut dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Floem disusun dari sel-sel hidup dan sel-sel mati. Adapaun komponen penyusun floem adalah:

  1. Unsur tapis. Unsur tapis merupakan bagian sel yang panjang dan memiliki lempeng tapis. Lempeng tapis ini berbentuk ujung sel yang berpori. Bagian yang berpori ini dilewati oleh plasmodesmata yang berfungsi menghubungkan unsur tapis dengan bagian tubuh tumbuhan.
  2. Sel tetangga. Sel ini memiliki fungsi sebagai masuk keluarnya makanan melalui pembuluh tapis. Sel ini memiliki nucleus, pasmodesmata bercabang dan plastida.
  3. Sel albumin. Sel ini mengandung banyak albumin (zat putih telur) yang berfungsi sebagai sel pengiring.
  4. Serat floem, serat floem terdiri dari sel-sel hidup dan sel mati. Sel yang hidup memiliki fungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan.
  5. Parenkim floem. Parenkim floem berfungsi sebagai tempat untuk penyimpanan lemak, zat tepung, dan zat-zat organik lainnya

Perbedaan Xilem dan Floem

Perbedaan antara xilem dan floem dapat kita lihat pada beberapa aspek yakni :

1. Fungsi

Xilem memiliki fungsi untuk mengangkut air, nutrisi dan unsur hara dari dalam tanah, tepatnya dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Adapun floem, memiliki fungsi untuk mengangkut zat makanan hasil dari proses fotosintesis ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.

2. Lokasi

Xilem terdapat pada bagian tengah dari vaskular tepatnya pada batang, daun dan akar. Sedangkan floem berada pada sisi luar dari vaskular. Tepatnya pada batang, daun, buah, biji dan akar.

3. Arah Pengangkutan

Pada xylem, arah proses pengangkutan bersifat satu arah, maksudnya adalah pada proses ini, air, nutrisi dan unsur hara diangkut dari akar ke seluruh bagian tubuh tumbuhan. Arah aliran pengangkutannya adalah dari bawah ke atas. Jika terdapat kelebihan air, maka xilem tidak mengangkut kembali ke akar, melainkan stomata akang menguapkan ke udara.

Sedangkan arah pengangkutan pada floem terjadi secara dua arah. Karena proses pengangkutan terjadi secara dua arah, maka makanan hasil fotosintesis dapat didistribusikan ke arah mana saja, baik dari bawah ke atas maupun sebaliknya.

4. Kuantitas

Kuantitas jaringan xilem sangat banyak terdapat pada tumbuhan dibandingkan jaringan floem yang jauh lebih sedikit kuantitasnya. Secara tidak langsung dapat kita katakan bahwa suatu tumbuhan sebagian besar tersusun oleh jaringan xilem terutama pada bagian kayu yang keras dan kokoh.

Demikianlah pembahasan seputarkelas mengenai materi ipa perbedaan xilem dan floem pada tumbuhan, semoga bermanfaat untuk kalian semua, jangan lupa kunjungi seputarkelas.com untuk tau lebih banyak seputar materi pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *